Hidupku Bukan Milikmu
Hidupku bukanalah untuk kalian, wahai seseorang tanpa terangYang hidup tanpa arah, hanya berdoa agar mati dengan tenang di tangan penyerang...Hidupku bukanlah untuk kalian, wahai manusia pemimpi utopiaYang habis detiknya demi tujuan sia-sia dengan akhir direnggut usia...Hidupku bukanlah untuk kalian, wahai para pujanggaYang hanya merangkai kata demi kata berharga dengan jiwa membangga...Hidupku bukanlah untuk kalian, wahai manusia elitYang selalu berucap kritis, nasionalis, idealis yang tak lain hanya kata kata seorang hipokritHei para pencari...
Janganlah meminta hanya untuk sepucuk atensiJika dirimu pun tak paham dimana jiwa mu selama ini menyendiri...Janganlah mencoba melawan para dewa-dewiJika nyawamu sendiri pun tak tahu teka-teki perihal alegori...Janganlah kau coba lawan waktu dengan ilusiJika kakimu sendiri pun tak punya alas untuk berdiri berkelana dimensiAku tak sebodoh ituBerani bertarung melawan berjuta-juta manusia...Aku tak sebodoh ituBerani berargumen dengan lantang di setiap sudut negaraTapi Ingatlah...Aku punya jiwa yang abadiYang tiap detiknya duduk di singgasana tertinggiYang tak pernah mengalah karena takut kehilangan seutas harga diriAku tak butuh atensi para petinggi negeriAku tak butuh ditanggapi oleh angkasa dan mentariTerlebih kalian para manusia yang berjuang mengais atensiAku tak butuh perkataan kalian yang semuKarena Hidupku bukan Milikmu
2021
Rarfi

3 Komentar
Approved
BalasHapusRas ras rasputin, gg👍
BalasHapushan, tugasmu jek akeh?
Hapus