Produk Sastra Para Siya
Satu hal yang agaknya sedikit berbeda akan hadir dalam Anasir Siya beberapa pekan kedepan. Akhirnya, kami mencoba untuk membuka ruang pada hal baru selain esai dan opini-opini yang jelas selama ini telah menghiasi beranda kami. Momentum yang agaknya cukup pas pula, sebab beberapa hari kebelakang, banyak dari teman-teman Siya yang sedang produktif menulis beberapa karya sastra berbentuk cerpen. Tentu, mereka melakukannya bukan sekadar sebagai hobi belaka, namun sebab ada tanggungan tugas dibelakangnya. Namun, kami mencoba menghubungi beberapa dari mereka yang sekiranya punya ketertarikan dan sedikit minat pada sastra, apakah mereka bersedia ketika karya mereka ditempatkan dalam platform kecil kami ini. Beberapa dari mereka setuju akan hal itu, dan akhirnya akan hadir satu rubrik sastra dalam Anasir Siya yang tentu akan dihiasi oleh berbagai gaya kepenulisan "nyleneh" dan "unik" dari para teman-teman Siya yang mungkin akan sedikit berbeda dari berbagai karya mainstream yang hadir.
Tentu, berbagai karya yang dikirimkan maupun kami minta secara personal pada mereka akan melewati berbagai proses editorial yang setidaknya akan berguna bagi pembaca untuk memudahkan kalian dalam proses membaca dan memahami. Proses editorial yang kami lakukan tentu takan pernah mengubah esensi ataupun berbagai filsafat pula siratan makna yang hadir dalam sastra yang kami proses. Editorial kami hanya mengerjakan hal yang berkisar pada segala suatu mendasar yang mungkin amat fatal dan mengabaikan beberapa hal kecil dalam teks. Pula, proses editorial kami tentu takan berjalan maksimal sebab tak ada satupun dari kami yang cukup paham dengan rumitnya kebahasaan dan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Anasir Siya juga semaksimal mungkin menyeleksi segala yang masuk dalam rubrik kami yang baru kali ini, sebab kami tak ingin ada perubahan kualitas yang benar-benar jauh dari artikel terdahulu dengan selipan rubrik sastra baru ini. Sembari menyeleksi segala yang masuk dalam website Anasir Siya, kami juga terus membuka dan mengajak kalian untuk mengirimkan segala karya sastra yang kalian punya, tak peduli apapun bentuknya. Kami tetap berdasar pada anggapan untuk membantu para siya belajar dan membagikan karyanya, bukan untuk mencari pundi-pundi penghasilan, maka tentu kami tak akan membuat hak milik produk sastra kalian menjadi milik Anasir Siya, dan kami pula amat terbuka jika penulis meminta agar karyanya diturunkan dari Anasir Siya sebab beberapa hal tertentu. Bagi kalian yang berminat agar tulisan kalian dimuat pada platform kecil ini,
SILAHKAN KIRIM DENGAN TAJUK "SASTRA- JENIS" PADA : @anasirsiya.gmail.com
Pada post kali ini pula, akhirnya kami mengenalkan secara resmi bahwa Anasir Siya akan bekerja, tak hanya mengolah opini dan juga esai para teman-teman Siya, namun juga karya sastra mereka. Tentu, bila Anasir Siya tak memberi nama pada apa yang akan kami lakukan kedepannya, maka kami yakin bahwa hal itu tak akan konstan berjalan secara berkelanjutan. Maka, demi formalitas dan keyakinan untuk tetap konsisten, kami akan namai rubrik sastra kami "Siya Bersastra". Tak ada makna lain yang lebih dalam mengenai dua kata yang kami ambil, tak seperti sebelum-sebelumnya. Siya tentu merupakan simbol pula esensi utama dari Anasir Siya sendiri, dan kata "Bersastra", siapa yang tak paham akan maknanya?
Untuk Rubrik Siya Bersastra pertama, mungkin akan kami unggah beberapa hari kedepan. Pula, kami usahakan agar rubrik ini berkelanjutan dan tak berhenti pada satu atau dua unggahan saja. Terima kasih atas segala atensinya, kami akan kembali beberapa hari lagi dengan satu tulisan berjudul "Larasati, dan Surat Tak Sampainya"
0 Komentar